Walau Suara tak sampai
dirimu
Walau angin khianati pesan
untukmu
sekali ini saja, dengarlah
mentari
Ku kagumi sinang terang
kedatanganmu
ku sambut hangat cahaya
pagi harimu
ku tatap mesra pancaran mustika
rupamu
namun, wujudmu tak sampai
relungku
Ku rasakan tarian ombak
menemani
ku nikmati hembus angin
mengiringi
ku hayati laju waktu
terlewati
namun, kau hampa dalam
sukma ini
Dengarlah mentari
kubisikan rahasia kecil
kita
jeritan hati, isakan tangis
duka
mentari, ku takut
menatapmu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar